Pelukan hangat adalah bahasa Cinta yang Sesungguhnya

pelukan hangat

pelukan hangat

Ketika Anda dan pasangan sedang relaks. Peluk dengan hangat dan penuh sayang pasangan anda. Aktivitas berpelukan ini akan membuat hati Anda dan pasangan menjadi hangat. Ternyata rasa sayang seperti pelukan juga penting bagi pria. Penelitian yang dilakukan Kinsey Institute (institusi di Amerika Serikat yang fokus pada penelitian tentang seks, gender, dan reproduksi) juga menyebut, pria yang mengatakan bahwa ciuman dan pelukan tak pernah lepas dari kehidupan cinta mereka, rata-rata 3 kali lebih happy dibandingkan mereka yang tidak atau jarang melakukannya.

Tapi, kenapa seolah wanita yang kelihatanmya lebih senang dipeluk dibanding pria? Nonton TV minta dipeluk, mau tidur juga minta dipeluk. Berkenalanlah dengan ‘cuddle hormone’, namanya oxytocin (oksitosin). Berikut ini jawabannya. Jika Anda merasa lebih suka dipeluk dibanding pasangan anda,  Pria dan wanita memproduksi oksitosin dalam jumlah yang sama. Tapi, kerja oksitosin ini  akan lebih intensif dengan adanya hormon estrogen. Karena jumlah hormon estrogen pada wanita lebih tinggi dari pria, maka konsentrasi kerja oksitosin pun lebih tinggi pada wanita.

Jangan anggap remeh kekuatan sentuhan atau pelukan hangat ini. Kathleen Keating, mantan director of professional education di sebuah rumah sakit swasta di California, Amerika Serikat, sekaligus penulis buku The Hug Therapy, menjelaskan, setiap makhluk hidup di dunia ini membutuhkan sentuhan, baik fisik maupun emosi. Bukan hanya membuat wanita lebih hot jika merasakan sentuhan seperti pelukan hangat, sebab adanya hormon ini juga berperan dalam keintiman. Tak heran banyak pakar relationship menyebut hormon ini sebagai love hormone.

“Selain membuat kita merasa nyaman, hormon itu menginspirasi kita untuk merasakan sentuhan lagi, dan bukan tidak mungkin akan berakhir dengan hubungan seks yang hangat,” jelas Paula Hall, pakar relationship dari Inggris.

Tentunya bukan sembarang sentuhan atau pelukan yang akan membuat pasangan mabuk kepayang dan ingin mengalaminya lebih mendalam bersama Anda. Paula memberikan gambaran situasi yang ideal. Bersihkan diri setelah pulang kerja, duduk di sofa sambil minum teh hangat. Jangan nonton TV, tapi bicaralah sebagai pasangan.  Ungkapkan rasa terima kasih Anda atas hal-hal yang pernah pasangan lakukan untuk Anda. Berikan ia pelukan hangat, gosokan ringan di punggung, lalu kecup keningnya. Bersandarlah di dadanya. Ini tidak hanya membuat Anda nyaman, dia pun demikian.

Hebatnya, yang bisa menjawab kebutuhan tersebut adalah pelukan hangat dari pasangan anda. Kathleen bahkan menyebut pelukan sebagai ‘obat’ penyembuh luka fisik dan batin. “Pelukan membuat orang atau pasangan merasa bahagia, karena dalam pelukan ada unsur memberi, ketulusan, kehangatan, dukungan, dan rasa aman,” jelasnya. Paula menambahkan, keuntungan dari pelukan hangat adalah perasaan yang menyatukan. Pasangan biasanya memanfaatkan momen saling berpelukan ini untuk mengungkapkan emosi mereka. “Sebaliknya, pasangan yang mengandalkan seks untuk menjalin kedekatan dengan pasangan, akan kehilangan ikatan yang sesungguhnya, karena mereka tidak pernah berdiskusi mengungkapkan harapan dan kebutuhan masing-masing,” katanya.

Oke mitra.ga, Anda mau berakhir di tempat tidur atau tidak, bukan masalah. Kendali di tangan Anda. Pelukan adalah ungkapan cinta yang sesungguhnya. Hasilnya bukan kenikmatan fisik semata, tapi kenikmatan batin yang akan menyatukan Anda dan pasangan untuk jangka waktu yang lama.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: